Potret Karya
Friday, March 1, 2019
Mahendi Artistic Castle
Kastil Artistik Mahendi
Dibuat pada bulan Januari di tahun 2019, menggunakan jasa seorang wanita cantik sebagai seorang Mahasiswi Universitas Sumatera Utara.
Karya ini mengusung tema keberanian. Pada dasarnya sebuah istana besar diapit oleh empat perisai dan satu menara tinggi. Bangunan yang kokoh menciptakan efek kokoh pada pemakainya dan juga tidak estetika pada motif, menuangkan makna keindahan untuk pemaikanya sendiri.
Orang yang menggunakan motif ini lebih percaya diri karena memiliki efek sederhana (sederhana) yang saya torehkan pada motif ini saya memberi kesan sebagai perhiasan dengan gelang pernak-pernik yang bergantungan.
BERTAUBAT
BERTAUBAT
Malam kelam membayang mengusik tidur si pendosa hari
Malaikat maut seakan melambaikan tangan dari kegelapan
Aku terjaga sendirian merasakan ribuan dosa membasahi tubuhku
Larut berjabat tangan bersama penyesalan meneteskan air mata darah dan nanah
Menengadahkan tangan merayu sang khalik agar menyisihkan satu pintu ampunan
Tubuh yang berbau amis berlumur dosa duduk menunduk di sajadah
Tertegun malu meneteskan kehinaan di atas kesucian
Melamar kematian bukanlah harapan si pendosa
Bergetar gemetar tangan meraih iba Sang Khalik
Menghapuskan dosa yang telah tertulis di lembaran kertas putih
Menghanyutkan kertas remuk yang diremas zaman kehinaan
Malam kelam membayang mengusik tidur si pendosa hari
Malaikat maut seakan melambaikan tangan dari kegelapan
Aku terjaga sendirian merasakan ribuan dosa membasahi tubuhku
Larut berjabat tangan bersama penyesalan meneteskan air mata darah dan nanah
Menengadahkan tangan merayu sang khalik agar menyisihkan satu pintu ampunan
Tubuh yang berbau amis berlumur dosa duduk menunduk di sajadah
Tertegun malu meneteskan kehinaan di atas kesucian
Melamar kematian bukanlah harapan si pendosa
Bergetar gemetar tangan meraih iba Sang Khalik
Menghapuskan dosa yang telah tertulis di lembaran kertas putih
Menghanyutkan kertas remuk yang diremas zaman kehinaan
MARET MERINDUKAN DESAKU
MARET MERINDUKAN DESAKU
Bersantai di pelataran kota tak sama seperti duduk bersama rumput kampung halamanku
Daun hijau memanjakan mata
Awan teduh menyelimuti tubuh yang renta
Desir angin menyejukkan jiwa yang anta beranta
Bersantai di atas gedung tak sama dengan duduk bersama gubuk-gubuk persawahan
Di sini hanya ada ratusan kotak tinggi dengan ribuan kuda besi
Maret melambaikan tangan seraya menyapa di awal pertemuan
Merindukan jati diri yang hilang di tengah perkotaan
Menatap awan di desaku ibarat melayang bersama burung-burung yang terbang
Kemudian mendarat perlahan di atas permadani hijau sawah nan masyhur
Detik demi detik berlalu lalang setiap hari, saat ini aku masih di sini
Di tengah kotak yang menjulang tinggi menusuk cakrawala
Di antara kotak yang hingar bingar menyesakkan langkah
Maret membisikkanku kenangan indahnya gemercik sungai membasahi dahaga
Dia tahu aku merindukan petani menyapa ramah, bukan kuda besi yang mengeluarkan polusi suara
Bersantai di pelataran kota tak sama seperti duduk bersama rumput kampung halamanku
Daun hijau memanjakan mata
Awan teduh menyelimuti tubuh yang renta
Desir angin menyejukkan jiwa yang anta beranta
Bersantai di atas gedung tak sama dengan duduk bersama gubuk-gubuk persawahan
Di sini hanya ada ratusan kotak tinggi dengan ribuan kuda besi
Maret melambaikan tangan seraya menyapa di awal pertemuan
Merindukan jati diri yang hilang di tengah perkotaan
Menatap awan di desaku ibarat melayang bersama burung-burung yang terbang
Kemudian mendarat perlahan di atas permadani hijau sawah nan masyhur
Detik demi detik berlalu lalang setiap hari, saat ini aku masih di sini
Di tengah kotak yang menjulang tinggi menusuk cakrawala
Di antara kotak yang hingar bingar menyesakkan langkah
Maret membisikkanku kenangan indahnya gemercik sungai membasahi dahaga
Dia tahu aku merindukan petani menyapa ramah, bukan kuda besi yang mengeluarkan polusi suara
Monday, February 11, 2019
Puisi "BUNTU"
BUNTU
Kodam memborgol syaraf diujung detik
Jari-jemari tangan tak berkutik
Bingung, bimbang, ragu menjadi satu
Sajak enggan muncul di pelataran
Hingar bingar kota di dalam kotak
Mengusik tenang memajak sajak yang tak kunjung bersahabat
Umpan hitam menjerit menunggu di atas kertas
Terpaku waktu yang terus berdetak
Diam termangu di dalam kotak kosong
Umpan merajut di atas lembaran putih kertas suci
Mata terpejam menatap bayangan
Mencari dalam sajak yang tak kunjung menghampiri
Keresahan hanyut bersama tinta yang beku
Tangan tak berdaya guratkan sajak-sajak
Kini hilang dan hilang terbawa angin keraguan
Aku masih buntu di sudut puisi
Tuesday, January 29, 2019
Asing
Asing
Jatuh ditengah kedalaman lautan asa tak terabaikan
Deburan ombak campakkan tubuh bagai sampah tak berharga
Pilu menitik di hati kecil pengharapan sang pelari kehidupan
Tertatih menuju tepi mencari angan kesempatan takdir
Ingin menyentuh goresan luka terlalu dalam menyayat perih
#goresaneliopra
Jatuh ditengah kedalaman lautan asa tak terabaikan
Deburan ombak campakkan tubuh bagai sampah tak berharga
Pilu menitik di hati kecil pengharapan sang pelari kehidupan
Tertatih menuju tepi mencari angan kesempatan takdir
Ingin menyentuh goresan luka terlalu dalam menyayat perih
#goresaneliopra
Sajak Rindu
Sajak Rindu
Kilaumu masih saja silaukan tatap di gelapnya malam
Semerbak wangimu tak asing menyelimuti tubuhku
Desir angin sematkan rindu yang menusuk pori-pori kulit yang gersang
Entahlah kau masih genggam rasa yang sama dengan piluku kini
Tapi percayalah sajak masih saja ku goreskan di sucinya kertas putih
Tuangkan rindu kelam yang lama menyayat syaraf bertubi-tubi
Sajak ku,
Sajak rindu.
#goresaneliopra
Kilaumu masih saja silaukan tatap di gelapnya malam
Semerbak wangimu tak asing menyelimuti tubuhku
Desir angin sematkan rindu yang menusuk pori-pori kulit yang gersang
Entahlah kau masih genggam rasa yang sama dengan piluku kini
Tapi percayalah sajak masih saja ku goreskan di sucinya kertas putih
Tuangkan rindu kelam yang lama menyayat syaraf bertubi-tubi
Sajak ku,
Sajak rindu.
#goresaneliopra
Subscribe to:
Posts (Atom)
Mahendi Artistic Castle
Kastil Artistik Mahendi Dibuat pada bulan Januari di tahun 2019, menggunakan jasa seorang wanita cantik sebagai seorang Mahasiswi Unive...
